Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Angin Puting Beliung Ngamuk di Sekeloa Bandung, 33 Rumah Alami Kerusakan
Advertisement . Scroll to see content

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Mengamuk di Padalarang, Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:32 WIB
  • author Adi Haryanto
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Mengamuk di Padalarang, Rumah Rusak dan Pohon Tumbang
Kondisi bangunan rumah warga yang rusak akibat terkena angin puting beliung di permukiman PPI Desa Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (26/10/2026) sore. Foto/Istimewa

BANDUNG BARAT,iNews BandungRaya.id - Angin puting beliung melanda permukiman Pondok Padalarang Indah (PPI), Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (26/10/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.20 WIB saat hujan deras turun di wilayah tersebut. Akibatnya sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan serta pohon-pohon bertumbangan, dengan kawasan terdampak cukup parah di RT 07/27, Desa Padalarang.

Salah seorang warga Tresno mengatakan, hujan deras yang turun disertai angin kencang datang secara tiba-tiba. Tidak lama sejumlah pohon roboh dan ada yang kemudian menimpa bangunan rumah.

"Rumah yang rusak kabanyakan atapnya terbawa angin, tapi ada juga karena tertimpa pohon dan mengalami kerusakan berat," sebutnya.

Menurutnya sebuah warung juga dilaporkan ambruk setelah ditimpa batang pohon berukuran besar. Sementara puing-puing pohon sempat menutup akses jalan warga tepat di depan kawasan Masjid PPI.

"Ini hujan pertama yang disertai angin kencang setelah berbulan-bulan musim kemarau panjang," tandasnya.

Dirinya berharap pemerintah daerah maupun pihak pengembang kawasan segera menindaklanjuti keberadaan pohon-pohon besar yang dinilai sudah banyak lapuk dan berisiko tumbang sewaktu-waktu.

"Apalagi sekarang sudah memasuki musim penghujan dengan potensi cuaca yang semakin tidak menentu," ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah pasti bangunan yang rusak maupun total kerugian materiil. Namun, belum ditemukan adanya korban jiwa akibat peristiwa ini.

Petugas gabungan bersama warga saat ini masih bekerja secara manual menggunakan alat pemotong pohon untuk membersihkan puing-puing yang menghalangi akses jalan dan mengangkat batang pohon yang menimpa bangunan. (*)

Editor: Rizki Maulana

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut