Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Warga Bandung Siap Tumpah Ruah di Bale Rame, Kampanyekan Gerakan Bebas Keropos Tulang
Advertisement . Scroll to see content

Merayakan Seni Inklusif: Pameran IN MEDIO Bandung Angkat Karya Seniman Tuli dan Disabilitas

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB
  • author Aga Gustiana
Merayakan Seni Inklusif: Pameran IN MEDIO Bandung Angkat Karya Seniman Tuli dan Disabilitas
Dukung Ekosistem Kreatif dan Inklusivitas Seni, JNE Resmi Jadi Mitran Logistik Pameran IN MEDIO di Bandung. (Foto: Rizal Fadillah)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Perusahaan jasa pengiriman JNE menegaskan komitmennya dalam memperkuat industri kreatif nasional lewat partisipasi aktif di ajang pameran seni IN MEDIO. Gelaran yang diprakarsai oleh ARTJOG melalui inisiatif Love ARTJOG ini dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 29 November 2026 di lokasi Dia.Lo.Gue @dotHub Space, Bandung. Dalam perhelatan tersebut, JNE dipercaya memegang peranan krusial sebagai mitra logistik utama.

Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran seluruh aspek pengiriman, mulai dari pergerakan karya seni hingga pemenuhan kebutuhan pendukung pameran. Lewat dukungan operasional yang matang, JNE berupaya membuka ruang yang lebih luas agar hasil karya para perupa dapat terhubung langsung dengan para pencinta seni.

Tak hanya mengurus distribusi teknis, perusahaan logistik ini turut menawarkan program promosi khusus selama pameran berlangsung. Pengunjung diberikan kemudahan dalam mengoleksi official merchandise ARTJOG secara praktis melalui platform Pesona Express JNE di laman https://mart.roketindonesia.com. Strategi kolaboratif ini dirancang untuk mempermudah akses publik terhadap produk-produk kreatif resmi hasil karya para seniman.

Senior Vice President Marketing JNE, Eri Palgunadi, menyampaikan bahwa dukungan JNE terhadap pameran IN MEDIO merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk seni dan industri kreatif.

“Bagi JNE, logistik bukan hanya tentang mengantarkan barang dari satu tempat ke tempat lainnya, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan sebuah ide, kreativitas, dan karya untuk dapat menjangkau lebih banyak orang. Kami bangga dapat menjadi bagian dari pameran IN MEDIO bersama ARTJOG dan Tabspace. Kolaborasi ini sejalan dengan semangat JNE untuk terus memberikan manfaat melalui semangat Connecting Happiness, sekaligus mendukung ruang-ruang kreatif yang membuka kesempatan bagi setiap individu untuk berkarya dan menunjukkan potensinya,” ujar Eri.

Apresiasi tinggi datang dari Direktur Program ARTJOG, Gading Narendra Paksi, atas peran JNE dalam memfasilitasi kebutuhan pengiriman materi pameran. Gading menerangkan bahwa perhelatan IN MEDIO merupakan puncak dari program residensi seniman yang sebelumnya diselenggarakan di Yogyakarta. Agenda ini lahir dari visi platform Love ARTJOG dalam menciptakan ekosistem kesenian yang lebih ramah disabilitas serta mendorong kesadaran publik mengenai inklusivitas.

Pelaksanaan program ini melibatkan kerja sama lintas institusi, seperti Tab Space—sebuah social enterprise yang menaungi seniman disabilitas secara profesional—serta dotHub Space selaku wadah kolaboratif seni, desain, dan budaya. Di samping itu, kolektif seni independen asal Yogyakarta, Ace House Collective, turut bertindak sebagai fasilitator kegiatan.

Tercatat lima perupa berbakat yang mengikuti proses residensi intensif tersebut, yakni Clara Vania (Yogyakarta), Dewi Nurlaela (Jakarta), Ilham Sadikin (Bandung), Septa Anggitayuda (Bogor), serta Zakka Nurul Giffani Hadi (Yogyakarta). Selama 10 hari, para peserta melakoni rangkaian lokakarya, eksplorasi artistik, hingga berdiskusi langsung dengan komunitas seni di Yogyakarta.

Hasil dari proses kreatif tersebut menjelma menjadi ragam karya dengan berbagai bentuk medium visual. Mulai dari konsep arsitektur futuristik bercampur figur robotik, dokumentasi foto berteknologi cyanotype, instalasi kesetaraan bahasa isyarat untuk komunitas Tuli dan Dengar, hingga eksplorasi seni kolase fisik-digital.

Melalui kehadiran pameran IN MEDIO, publik diajak untuk menyelami wacana keberagaman dan kesetaraan dalam praktik seni modern. Penyelenggaraan ini mempertegas pesan bahwa ruang kreativitas terbuka luas bagi siapa saja tanpa batas.

Bagi JNE, partisipasi ini sejalan dengan misi perusahaan menyongsong usia ke-36 tahun dengan mengusung tema besar "Melesat Hebat". Perusahaan berkomitmen untuk terus merangkul beragam komunitas dan pemangku kepentingan guna memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Indonesia.

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut