Jadi Validator Nilai Seleksi Pendidikan Tingkat Lanjut, 2.116 Peserta di KBB Ikut TKA Kesetaraan
BANDUNG BARAT,iNews BandungRaya.id - Peserta didik dari berbagai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Bandung Barat ikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat TKA tahun ini diikuti oleh sebanyak 2.116 peserta dari seluruh wilayah KBB. Jumlah tersebut terdiri dari 1.193 peserta laki-laki dan 923 peserta perempuan.
"TKA Kesetaraan adalah sistem asesmen standar nasional berbasis komputer yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mengukur capaian kompetensi akademik peserta didik di jenjang pendidikan nonformal, Paket A, Paket B, dan Paket C," terang Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Disdik KBB, Makhatir Mohamad, Senin (2/11/2026).
Ia menjelaskan, TKA tidak menentukan kelulusan karena TKA Kesetaraan bersifat sukarela (opsional) dan tidak wajib. Kelulusan peserta didik sepenuhnya ditentukan oleh penilaian menyeluruh dari PKBM masing-masing sesuai Permendikdasmen No. 9 Tahun 2025.
Fungsi utama TKA Kesetaraan adalah menyetarakan standar capaian nonformal dengan formal, memetakan mutu pendidikan nasional, serta menjadi instrumen atau validator nilai untuk seleksi pendidikan tingkat lanjut. Seperti pendaftaran ke sekolah formal yang lebih tinggi atau perguruan tinggi.
"Penyelenggaraan ini jadi tonggak penting dalam dunia pendidikan nonformal di Bandung Barat, sekaligus menjawab keraguan yang selama ini beredar di masyarakat mengenai pengakuan dan standar kualitas pembelajaran di jalur pendidikan kesetaraan," sambungnya.
Meski tidak wajib, lanjut ia, TKA sangat disarankan untuk diikuti karena kesempatan ini hanya diberikan satu kali dalam satu jenjang pendidikan. Sebab keikutsertaan dalam TKA sebagai validator nilai yang diakui secara nasional untuk keperluan seleksi pendidikan lanjutan.
Hasil TKA juga diintegrasikan dengan Asesmen Nasional sehingga capaian peserta jalur nonformal dapat dibandingkan dan disetarakan dengan standar pendidikan formal. Pelaksanaannya dibagi berdasarkan jenjang pendidikan dengan jadwal yang telah ditetapkan secara nasional.
Untuk Paket A setara SD, pendaftaran berlangsung pada 19 Januari hingga 28 Februari 2026, dengan pelaksanaan utama pada 20–30 April 2026 dan pengumuman hasil pada 26 Mei 2026. Sementara Paket B setara SMP dilaksanakan pada 11–12 April 2026.
Khusus untuk Paket C setara SMA yang menjadi kelompok terbesar peserta TKA di Kabupaten Bandung Barat, pendaftaran dibuka pada 18 Agustus hingga 27 September 2026, dengan pelaksanaan mata pelajaran wajib pada 31 Oktober–1 November 2026 dan mata pelajaran pilihan pada 7–8 November 2026.
"Peserta yang berhalangan masih diberikan kesempatan melalui sesi susulan, sehingga tidak ada alasan bagi warga belajar yang ingin membuktikan kemampuan akademiknya namun terhalang kendala waktu," kata dia.
Dirinya berharap, pandangan masyarakat terhadap pendidikan nonformal semakin positif. Ijazah yang diperoleh dari jalur kesetaraan kini tidak hanya sah secara hukum, namun juga memiliki standar kompetensi yang terukur dan diakui setara di seluruh Indonesia.
"Ini jadi bukti nyata pintu pendidikan yang berkualitas terbuka lebar bagi siapa saja, kapan saja, dan dari latar belakang apa pun," tandasnya. (*)
Editor: Rizki Maulana