Maka dari itu, lanjut Anas, hatinya hingga saat ini tetap memegang teguh sikap persaudaraan dan persahabatan. Sikap itu tidak luntur usai menjalani kurungan di penjara.
"Itu ingin saya garisbawahi," jelasnya.
Anas kemudian menyindir lawan politiknya. Terlebih apabila ada yang menggangap karier politiknya habis setelah dibui.
"Saya juga mohon maaf, kalau ada yang menyusun skenario besar bahwa dengan saya dimasukkan dalam waktu yang lama ke tempat ini menganggap bahwa Anas sudah selesai," tuturnya.
"Skenario boleh besar, boleh kuat, boleh hebat, tetapi sehebat apapun, sekuat apapun, serinci apapun skenario manusia tidak akan mampu mengalahkan skenario Tuhan," lanjutnya.
Editor : Zhafran Pramoedya
Artikel Terkait