"Allah adalah pemilik kekuasaan, dan hanya Dia yang berhak memberikan kepada siapa pun yang Ia kehendaki. Tugas kita adalah memohon kepada-Nya agar kekuasaan dipegang oleh orang-orang yang amanah," ungkap Ahmad Syaikhu.
Ia pun menegaskan bahwa jika ditakdirkan menjadi Gubernur Jabar, ia siap menjadi pelayan masyarakat.
"KH Nasir Zein mengingatkan saya bahwa maju sebagai calon gubernur adalah hikmah bagi umat. Pemimpin bukan untuk gaya-gayaan, tetapi untuk melayani masyarakat," tuturnya.
Ahmad Syaikhu menekankan pentingnya kontak langsung dengan masyarakat. Ia percaya bahwa kedekatan dan kolaborasi adalah kunci untuk mencapai tujuan bersama.
"Jika saya ditakdirkan menjadi gubernur, saya harus menjadi pelayan. Tidak seharusnya pejabat menjauh setelah dilantik; bagaimana bisa melayani jika kita berjauhan?" tegasnya.
Editor : Zhafran Pramoedya
Artikel Terkait