"Semua titik raihan suara pada Pilgub Jabar merata di semua daerah. Karena memang ketika telah di TPS itu semua koalisi menjadi satu yakni untuk memenangkan Kang Dedi Mulyadi (KDM) dan Kang Erwan Setiawan, dengan raihan suara lebih dari 60 persen," tandasnya.
Sebagai partai pengusung, jelas Anton, di tingkat parlemen atau DPRD Jabar, tentunya Demokrat akan mendukung semua program pembangunan Gubernur Jabar terpilih Dedi Mulyadi untuk menjadikan Jabar Istimewa.
Pada kesempatan sama, Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengungkapkan kemenangan Dedi-Erwan membawa harapan baru bagi Jabar. Herman optimistis pasangan Dedi-Erwan bisa membangun Jabar sesuai taglinenya yakni Jabar Istimewa. Ia pun yakin Dedi-Erwan bisa mengatasi berbagai masalah yang selama ini masih menimpa Jabar, dengan melibatkan seluruh masyarakat dalam pembangunannya.
“Di Jabar ini banyak masalah yang harus dibenahi. Terutama kita lihat banyak bencana yang timbul akibat penggundulan hutan, reklamasi yang tidak baik, banyak lahan tidur yang tidak dimanfaatkan dengan baik. Saya yakin Kang Dedi punya konsep untuk itu," jelas Herman.
Herman juga menilai dengan terpilihnya pasangan Dedi yang merupakan kader Partai Gerindra, dan Erwan dari Partai Golkar, keduanya bisa bersinergi dengan pemerintah pusat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto yang juga diusung KIM pada Pilpres lalu.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait