BOGOR, iNewsBandungraya.id - Kabar dugaan pemotongan dana kompensasi bagi sopir angkot di kawasan Puncak Bogor menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Isu ini berpotensi membuat para sopir tetap beroperasi selama libur Lebaran 2025, yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah untuk mengurangi kemacetan.
Seperti diketahui, Pemprov Jabar memberikan kompensasi kepada sopir angkot di kawasan Puncak Bogor agar mereka tidak beroperasi selama libur Lebaran. Namun, belakangan muncul kabar bahwa dana kompensasi tersebut dipotong oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.
Sekretaris Dinas Perhubungan Jabar, Dhani Gumelar, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran terkait kabar tersebut. Hasilnya, menurutnya, kabar tersebut tidak benar.
"Dishub Jabar, Dishub Bogor, dan Organda Bogor telah melakukan penelusuran dan memastikan bahwa tidak ada oknum kami yang melakukan hal tersebut (pemotongan kompensasi)," ucap Dhani, Jumat (4/4/2025).
Dhani menjelaskan bahwa berdasarkan penelusuran di lapangan, beberapa sopir angkot memberikan sumbangan secara sukarela kepada koordinator dan paguyuban. Namun, pihak yang menerima sumbangan tersebut telah meminta maaf.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait