BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Bandung kembali bersiap menjadi etalase besar dunia usaha. International Franchise and Business Exchange Expo (IFBEX) 2026 dipastikan akan digelar pada 6–8 Februari 2026 di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung. Pameran franchise, kemitraan, dan peluang usaha terbesar di Jawa Barat ini dirancang sebagai ruang temu antara investor, pelaku usaha, dan calon entrepreneur dari berbagai daerah.
Kegiatan ini digagas oleh PT Myevent Promosindo Asia bersama Himpunan Kemitraan dan Peluang Usaha Indonesia (HIKPI), DK Consulting Group, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Barat, serta Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS). IFBEX 2026 juga mendapat dukungan Kementerian Perdagangan RI dan Kementerian Ekonomi Kreatif RI.
Ketua Umum Kadin Jawa Barat Almer Faiq Rusydi yang diwakili Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Perindustrian, Perdagangan, UMKM dan Koperasi Kadin Jabar, Ian Syarif, menilai IFBEX memiliki peran strategis dalam mencetak wirausaha baru.
“Indonesia harus mencetak lebih banyak lagi wirausaha untuk bisa menjadi negara maju,” ujarnya dalam sosialisasi IFBEX 2026 di Bandung, Kamis (15/1/2026).
Targetkan 10 Ribu Pengunjung, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
CEO PT Myevent Promosindo Asia, Karen Wiraraharja, mengatakan IFBEX 2026 dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor franchise, kemitraan, lisensi, keagenan, hingga sistem distribusi.
“Kami ingin menjadi jembatan antara investor dengan brand potensial yang siap berkembang, sekaligus mendukung ekosistem waralaba yang lebih baik,” kata Karen.
Ia menyebut IFBEX kini tidak lagi sekadar pameran, melainkan telah berkembang menjadi ekosistem bisnis terpadu yang mempertemukan pelaku usaha lintas sektor.
Sejalan dengan itu, Ketua Umum HIKPI sekaligus CEO DK Consulting Group, Djoko Kurniawan, menegaskan IFBEX 2026 membawa misi besar untuk mendorong produk lokal naik kelas.
“Kita pengen produk lokal kita naik sampai go nasional,” ujar Djoko.
Menurutnya, IFBEX 2026 akan menghadirkan sekitar 100 brand terkurasi, dengan target lebih dari 10.000 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan.
“Kita sudah kurasi kurang lebih 100 brand dan menargetkan 10.000 peserta yang akan hadir,” jelasnya.
Djoko menambahkan, pameran ini juga akan dikemas lebih atraktif dengan berbagai agenda, mulai dari talkshow edukasi bisnis, panggung brand ternama, hingga hiburan yang menghadirkan lebih dari lima artis.
Tak hanya itu, IFBEX 2026 juga akan menggelar final kompetisi Young Entrepreneur, ajang kurasi proposal bisnis yang pemenangnya akan mendapatkan hadiah senilai Rp15 juta.
“Nanti kita akan ada final young entrepreneur, ini kompetisi yang akan kita kurasi dan pemenangnya mendapatkan Rp15 juta,” ungkapnya.
Edukasi Investor hingga Penguatan Kader Wirausaha
Djoko menekankan pentingnya literasi bisnis bagi masyarakat yang ingin terjun ke dunia waralaba dan kemitraan. Ia mengingatkan agar calon investor tidak mudah tergiur janji manis.
“Masyarakat harus cermat. Teliti legalitas, kekuatan brand, SOP, kantor pusat, perjanjian kerja sama, rekam jejak pemilik usaha, bahkan datang langsung ke outlet,” pesannya.
Ia juga menyoroti besarnya potensi produk lokal Jawa Barat yang belum tergarap maksimal. Menurutnya, kuliner khas seperti batagor, seblak, mie kocok, hingga karedok memiliki peluang besar menjadi brand nasional bahkan global jika dikelola secara profesional.
“IFBEX, HIKPI, dan DK Consulting selalu mendukung produk lokal yang ingin menjadi brand besar. Saya yakin brand lokal bisa mendunia jika ada kolaborasi semua pihak,” tegas Djoko.
Waralaba Dinilai Jadi Motor Ekonomi
Data Kementerian Perdagangan RI menunjukkan bisnis waralaba masih didominasi Pulau Jawa, dengan sektor makanan dan minuman sebagai penyumbang terbesar. Pada 2024, omzet bisnis waralaba nasional mencapai Rp143,25 triliun dan menyerap hampir 98 ribu tenaga kerja.
Fakta ini memperkuat posisi IFBEX 2026 sebagai ruang strategis untuk memperluas jejaring usaha, membuka peluang investasi, sekaligus melahirkan entrepreneur muda.
Selain pameran, IFBEX 2026 akan dimeriahkan live music, kampanye artis, sesi jejaring bisnis, hingga doorprize berupa sepeda motor, emas, dan uang tunai. Tiket masuk dipatok Rp20.000 per orang, dengan berbagai promo investasi dan hadiah menarik bagi pengunjung.
Lebih jauh, IFBEX 2026 diharapkan menjadi katalis bagi penguatan ekosistem bisnis Jawa Barat, mempertemukan ide, modal, dan talenta, serta mendorong produk lokal agar tak hanya bertahan, tetapi berani melompat ke level nasional dan global.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
