BANDUNG BARAT,iNews BandungRaya.id - Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan dua pohon di Kota Baru Parahyangan Padalarang, Bandung Barat, tumbang.
Akibat kejadian itu dua orang mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit. Selain itu sejumlah kendaraan juga mengalami kerusakan cukup parah.
Pohon tumbang pertama adalah di halaman depan BCA Kota Baru Parahyangan, sekitar pukul 14.00 WIB. Pohon Trembesi setinggi 20 meter itu menimpa dua kendaraan yang terparkir.
Diketahui, kendaraan yang tertimpa pohon antara lain mobil Toyota Avanza milik Edi Junaedi (40) warga Soreang mengalami kerusakan ringan pada bagian body atas. Serta mobil Taft GT milik Asep (60) warga Ciburuy mengalami kerusakan pada kap depan.
"Saya lagi di dalam bank, tiba-tiba ada suara keras dari luar saat hujan deras disertai angin. Pas liat ada pohon tumbang nimpa mobil," kata salah seorang saksi mata Aen (39), Jumat (23/1/2026).
Sedangkan kejadian kedua adalah tumbangnya Pohon Trembesi di depan Rumah Sakit Cahya Kawaluyan (RSCK) dan menimpa pengendara roda dua yang tengah melintas. Kedua korban yang berboncengan itu mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RSCK.
"Ada dua orang yang mengalami luka berat akibat tertimpa pohon dan sudah dievakuasi dirawat di UGD RSCK," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Asep Sehabudin saat dikonfirmasi.
Ia mengatakan, dua orang korban merupakan pengendara yang melaju berboncengan menggunakan kendaraan bermotor jenis Honda Beat dengan nomor polisi D 5301 AFB. Akibat kejadian itu motor korban juga mengalami kerusakan parah.
Kejadiannya sekitar pukul 16.00 WIB di saat hujan disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Pohon Trembesi yang ada di trotoar jalan tumbang ke badan jalan dan menimpa korban yang sedang melintas.
Asep memastikan dari kedua kejadian pohon tumbang itu tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi akibat kendaraan rusak para pemilik mobil juga langsung melaporkan kejadian ke pihak berwenang dan tim dari Kota Baru Parahyangan.
Menurutnya insiden ini akibat hembusan angin kencang, sehingga membuat pohon besar itu tumbang. Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat tentang potensi bencana yang bisa muncul akibat kondisi cuaca ekstrem.
“Kondisi cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini harus diwaspadai. Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya antisipasi dini,” ucapnya.
Pihaknya telah melakukan beberapa langkah penanggulangan termasuk kolaborasi dengan Dinas Pertamanan. Khususnya dalam melakukan pemetaan pohon-pohon besar yang berada di area pemukiman dan fasilitas publik yang dikhawatirkan rawan tumbang.
“Kami akan melakukan identifikasi pohon yang berpotensi berbahaya agar kejadian serupa tidak terulang,” tandasnya. (*)
Editor : Rizki Maulana
Artikel Terkait
