PP Persis Puji Program Presiden, Sekolah Baru di Sumedang Siap Cetak Generasi Cerdas dan Berkarakter
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag, memberikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Salah satunya melalui program pendirian Unit Sekolah Baru (USB) dan revitalisasi satuan pendidikan.
"Atas nama PP Persis dan seluruh kepala sekolah menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan Presiden Prabowo meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan melalui pendirian sarana dan revitalisasi sekolah," ujar Jeje Zaenudin usai Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Unit Sekolah Baru Persis jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK Tahun 2026. Acara ini diresmikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Prof. Atip Latipulhayat, di Ma’had Al-Asma, Sumedang, Sabtu (24/1/2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Adlia, serta para tokoh pendidikan setempat.
Jeje menekankan, pemanfaatan 20% anggaran pendidikan dari APBN harus optimal untuk mewujudkan pendidikan unggul, berkualitas, dan berkarakter.
"Hal tersebut, dikarenakan arah kebijakan politik pemimpin nasional yang concern untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia," jelasnya.
Sebagai bagian dari negara, Persis turut berperan dalam mencerdaskan anak bangsa.
"Ini merupakan kolaborasi berbangsa dan negara untuk menciptakan masyarakat cerdas dan tafaqquh fiddin. Selain itu, membangun peradaban yang mensejahterakan dan mencerdaskan umat," tambah Jeje.
Sementara itu, Wamendikdasmen Prof. Atip Latipulhayat menekankan bahwa pendirian Unit Sekolah Baru dan revitalisasi sekolah yang sebelumnya belum layak merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 7 tentang percepatan pembangunan dan revitalisasi pendidikan anak usia dini, dasar, dan menengah.
“Pembangunan dan revitalisasi sekolah bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan bangsa. Ini investasi strategis untuk menyiapkan generasi Indonesia unggul dan berdaya saing global,” ujarnya.
Prof. Atip menambahkan, strategi Presiden Prabowo berbeda karena menggunakan sistem swakelola untuk mempercepat proses revitalisasi.
"Strategi yang dilakukan Presiden Prabowo pun berbeda yakni dengan swakelola supaya terjadi percepatan. Alhamdulillah sistem swakelola ini berjalan dengan baik," tegasnya.
Peresmian ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat fondasi pendidikan nasional.
“Melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan seperti Persis, kita optimistis pendidikan Indonesia akan semakin maju dan berkeadilan. Saya titip gedung sekolah yang telah dibantu oleh pemerintah untuk dijaga dengan baik oleh seluruh stakeholder,” tambah Prof. Atip.
Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Adlia, menuturkan bahwa pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan sangat menunjang proses belajar mengajar serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
"Selain itu juga menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Karena itu, kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah membantu pembangunan sarana pendidikan di Kabupaten Sumedang," pungkasnya.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
