BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Muhammad Panji, yang lebih dikenal sebagai Panji Petualang, menunjukkan kekagumannya kepada Hartono Soekwanto, seorang penggemar ikan koi sekaligus juara dunia kontes koi di Jepang. Panji mengaku terinspirasi oleh sosok Hartono yang tak hanya mencintai binatang, tetapi juga peduli terhadap lingkungan.
Kekaguman itu disampaikan Panji setelah berkunjung ke kediaman Hartono di Bandung, Sabtu (24/1). "Om Hartono menginspirasi saya. Tidak hanya cinta binatang, tapi beliau mengedepankan pentingnya menjaga lingkungan," ujarnya saat meninjau rumah Hartono yang sarat nuansa alam.
Panji pun dibuat terkesan oleh desain hunian Hartono. Selain kolam ikan koi yang tersebar di halaman, hampir setiap sudut rumah dipenuhi pepohonan. "Di rumahnya ini banyak pohon. Tidak ada AC satu pun, tapi sudah adem," kata Panji.
Lebih menakjubkan lagi, Hartono bahkan mendatangkan pohon berukuran besar dari Pulau Madura untuk ditanam di rumahnya. "Ini benar-benar gila. Sangat menginspirasi, bagaimana kita hidup harus menyatu dengan alam," lanjut Panji.
Sebagai kreator konten, Panji berencana menampilkan sosok Hartono dalam media sosialnya agar bisa memberikan inspirasi bagi para pengikutnya. "Semoga ini bisa menginspirasi follower saya, bagaimana pentingnya menjaga lingkungan. Tidak hanya itu, tapi juga bijak dalam memanfaatkan hasil alam. Ini yang sulit," jelasnya.
Selain kecintaannya pada alam, Panji juga mengapresiasi keberhasilan Hartono dalam memelihara ikan koi. Hartono, yang pernah menjuarai kontes koi internasional di Jepang, bahkan membagikan ikan koi berkualitas tinggi kepada masyarakat secara cuma-cuma, salah satunya di Situ Cipanten, Kabupaten Majalengka.
"(Memelihara ikan koi) tidak hanya untuk kesenangan diri sendiri, tapi juga berguna untuk orang lain," ujar Panji. Pada Minggu (11/1/2026), Hartono menebarkan 2.165 ikan koi ke Situ Cipanten.
Ribuan ikan koi berkualitas, beberapa langsung didatangkan dari Jepang, memiliki nilai total lebih dari Rp3 miliar. Hartono merinci, ada 2.000 ekor koi kualitas pilihan dengan harga jutaan rupiah per ekornya, serta 165 ekor koi indukan super premium senilai sekitar Rp350 juta per ekor. Jenis koi elit ini termasuk Kawarimono, Hiutsuri, hingga Mix Gosanke.
Penebaran ikan koi tersebut menjadikan Situ Cipanten ramai dikunjungi wisatawan. Hartono yakin, dengan adanya tujuh sumber mata air di lokasi tersebut, koi-koi berkualitas ini dapat tumbuh sehat dan indah. "Dengan memiliki tujuh sumber mata air, saya yakin koi-koi pilihan ini akan hidup sehat di Situ Cipanten," tutup Hartono.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
