Saat ini, bakat-bakat Papua Tengah hanya bisa menanti kompetisi dengan rentang waktu cukup, tidak diburu-buru di pengujung waktu.
"PSSI harus mengambil langkah cepat untuk hal ini. Banyak pelaku-pelaku sepak bola di Papua Tengah yang mampu untuk mengembangkan dan memimpin sepak bola Papua Tengah," ujar Harol.
Harol menuturkan, lantaran tidak lagi dipimpin oleh orang yang mengerti kultur sepak bola Papua Tengah, dan tidak berada di daerah itu dalam waktu lama, sehingga tidak bisa menemukan celah agar sepak bola Papua Tengah agar lebih maju.
"Kami berharap Papua Tengah bisa segera bergerak dan memiliki pemimpin di Asprov PSSI Papua Tengah. Tidak diduakan, apalagi diabaikan," tutur Harol.
Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
