Kendala Identifikasi Jenazah
Menurut Kombes Hendra, kendala utama yang dihadapi tim DVI Polda Jabar dalam mengidentifikasi korban, adalah karena kondisi jenazah telah mengalami perubahan signifikan.
"Sebagian besar jenazah yang ditemukan telah berada di lokasi lebih dari enam hari menyebabkan pembusukan dan perubahan jaringan, sehingga menjadi tantangan dalam proses identifikasi,” ucap Kombes Hendra.
Walaupun begitu, tegas Kabid Humas, proses identifikasi tetap berjalan dengan berbagai metode forensik.
“Sejauh ini belum ada kendala yang tidak bisa diatasi. Tim antemortem dan postmortem masih bisa menggunakan berbagai teknik untuk menggali data identitas fisik korban,” ujarnya.
Saat ini, sebanyak 16 kantong jenazah berada di RSUD Cibabat dan RS Sartika untuk pencarian data postmortem berupa DNA pembanding.
Sementara tiga kantong jenazah lainnya masih dalam tahap identifikasi awal dan pembersihan.
“Biasanya sore hari tim DVI akan melakukan rekonsiliasi data antemortem dan postmortem sebelum mengumumkan identitas korban,” tutur Kombes Hendra.
Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
