"Matahari terbenam 17 Februari 2026 pukul 18.15.17 WIB, umur Bulan Sabit 50 detik (hilal belum 'lahir') 45 menit," ujar Cecep dalam paparannya. Lebih lanjut, ketinggian hilal di seluruh Indonesia dilaporkan berada pada rentang minus 2,41 derajat hingga minus 0,93 derajat.
Metode Penentuan dan Perbedaan Jadwal
Sebagaimana diketahui, pemerintah menggunakan kriteria MABIMS yang mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat untuk memulai bulan baru. Karena parameter tersebut tidak tercapai, maka bulan Sya'ban digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).
Ketetapan pemerintah ini menciptakan perbedaan jadwal dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Sebelumnya, Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, dengan merujuk pada metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal.
Meski terdapat perbedaan waktu memulai ibadah puasa, pemerintah mengimbau seluruh umat Muslim untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan fokus pada kekhusyukan ibadah di bulan yang penuh berkah ini.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
