Kolaborasi ini diharapkan dapat membangun sistem dukungan yang lebih komprehensif bagi perkembangan psikologis individu, terutama bagi anak dan remaja.
“Kami percaya dukungan terhadap kesehatan mental tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara keluarga, sekolah, tenaga kesehatan, dan profesional psikologi agar individu dapat berkembang secara optimal,” kata Celestine.
Ia berharap kehadiran Lumina dapat menjadi ruang yang aman dan suportif bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan psikologis.
“Harapan kami, Lumina dapat menjadi tempat di mana anak-anak merasa aman mengekspresikan diri, remaja merasa dipahami, dan orang dewasa dapat menemukan kembali keseimbangan hidupnya. Kami ingin Lumina menjadi cahaya kecil yang konsisten menemani perjalanan banyak orang menuju kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan hadirnya Lumina Counseling and Therapy Center di Tangerang, masyarakat diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan psikologis yang profesional, hangat, dan terpercaya.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
