MAJALENGKA, iNewsBandungRaya.id - Sejarah baru dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Jawa Barat tercipta hari ini, Minggu (15/3/2026). Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat berkolaborasi dengan LPK Instudia sebagai mitra pelaksana, menyelenggarakan ujian bahasa Jerman tingkat A1 bagi 350 peserta di Fitra Hotel Majalengka.
Angka ini mencatatkan rekor informal sebagai pelaksanaan ujian bahasa Jerman luring (offline) dengan peserta terbanyak dalam satu lokasi di Jawa Barat.
Para peserta ini merupakan bagian dari program intensif yang diikuti oleh 325 peserta inti yang terpilih melalui seleksi ketat dari lebih dari 7.300 pendaftar di seluruh Jawa Barat, ditambah dengan peserta cadangan untuk menjamin keberlanjutan program.
Kualitas Global melalui pendekatan Hybrid Learning Program telah dilaksanakan sejak 11 Februari 2026. Program itu dibuka secara resmi pada 18 Februari 2026 di Politeknik Mardira Indonesia Majalengka oleh Kepala Disnakertrans Jabar.
Pelatihan ini menggunakan metode hybrid learning. Peserta mendapatkan pelatihan intensif melalui gabungan pembelajaran daring (online), tatap muka (offline), serta sistem manajemen pembelajaran (Learning Management System/LMS) terstruktur untuk mencapai kompetensi level A1 hingga A2.
Kepala Disnakertrans Jabar Dra Hj I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka MSi menegaskan pentingnya penguasaan bahasa sebagai strategi menjawab tantangan ketenagakerjaan global.
“Bahasa adalah kunci yang membuka pintu dunia. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan anak-anak muda Jawa Barat mempunyai kompetensi relevan sehingga siap bersaing di tingkat global,” kata Kadisnakertrans Jabar.
Manajemen Ujian Massal Standar Internasional
Untuk mengelola 350 peserta dalam satu waktu, LPK Instudia menerapkan sistem manajemen ujian yang presisi.
Ujian tulis (Hören, Lesen, Schreiben) dilakukan secara serentak di Fitra Convention Hall, Hotel Fitra Majalengka.
Sementara untuk ujian lisan (Sprechen), LPK Instudia mengerahkan 13 tim penguji yang bekerja paralel di 13 kamar pengujian, untuk memastikan setiap peserta mendapatkan penilaian objektif dan sesuai standard internasional.
Ujian internal ini dapat menjadi bekal untuk mengukur kompetensi nyata peserta sebelum mengikuti ujian sertifikasi internasional melalui lembaga resmi yang diakui pemerintah Jerman.
Program ini dirancang khusus untuk mempersiapkan generasi muda Jawa Barat menembus pasar kerja Jerman yang saat ini tengah menghadapi kekurangan tenaga kerja di berbagai sektor.
Melalui jalur Ausbildung (pendidikan vokasi) maupun sektor professional dan formal lainnya, para peserta kini selangkah lebih dekat menuju karier internasional.
Dengan suksesnya ujian massal ini, Disnakertrans Jabar dan LPK Instudia membuktikan, dari Majalengka, anak muda Jawa Barat siap menembus batas dan menaklukkan pasar kerja dunia, khusunya negara-negara Eropa yang berbahasa Jerman.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
