“Total ada 12 sapi, dengan dua di antaranya mati. Kemacetan terjadi karena proses evakuasi sapi yang masih hidup,” jelasnya.
Meski demikian, ia memastikan proses evakuasi kini hampir rampung, termasuk penanganan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
“Saat ini proses evakuasi hampir selesai, termasuk kendaraan pengangkut yang akan ditempatkan di pos terdekat,” ujarnya.
Ia menambahkan, arus lalu lintas dari arah barat menuju timur sempat memanjang, namun kini mulai menunjukkan perbaikan dan kembali lancar.
Terkait rekayasa lalu lintas, Eti menyebutkan bahwa sistem one way telah diberlakukan sejak sehari sebelumnya di jalur utama. Namun, untuk jalur selatan, penerapannya bersifat situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Sejak kemarin sudah diberlakukan sistem one way di jalur utama. Untuk jalur selatan, penerapannya dilakukan secara situasional,” tuturnya.
Di akhir, Eti mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, terutama di tengah meningkatnya volume kendaraan.
“Kami mengimbau kepada para pemudik agar mematuhi aturan lalu lintas, meningkatkan kesabaran, serta selalu mengutamakan keselamatan agar bisa sampai tujuan dengan selamat,” pungkasnya.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
