Warga lainnya menambahkan bahwa kondisi tersebut memaksa masyarakat untuk bergerak sendiri memperbaiki infrastruktur yang rusak.
“Kumaha ieu nepika swadaya kieu masyarakat, Pak Jeje,” lanjutnya.
Aksi Swadaya Picu Reaksi Warganet
Video tersebut langsung memicu beragam komentar dari warganet. Banyak yang mempertanyakan mengapa perbaikan jalan kabupaten justru dilakukan secara iuran oleh warga.
“Kenapa jalan kabupaten pengerjaannya iuran?” tulis akun @gal***.
Komentar lain juga menyoroti kondisi infrastruktur di wilayah Kecamatan Cipeundeuy yang disebut masih banyak mengalami kerusakan.
“Di Cipeundeuy masih banyak jalan yang belum diperbaiki, di desa saya juga sama, depan rumah rusak parah,” tulis akun @mam***.
Tak sedikit pula warganet yang menyindir kinerja kepala daerah.
“Tidak ada pergerakan, hanya seperti pajangan saja. Bandung Barat masih banyak jalan rusak,” tulis akun @ded***.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
