Selain pendidikan, peningkatan layanan kesehatan juga menjadi fokus utama. Dedi menekankan bahwa seluruh masyarakat harus memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak.
“Agar seluruh rakyat Jawa Barat memiliki keterjangkauan dalam mendapat layanan ketika mereka sakit,” katanya.
Ia menjelaskan, bagi masyarakat tidak mampu yang belum terdaftar dalam BPJS, pemerintah akan tetap menjamin pembiayaan layanan kesehatan.
“Yang belum terjamin tetapi mereka kategori tidak mampu, mau masuk ke ruang kelas 3 di rumah sakit tertentu yang ditunjuk, nanti dibiayai oleh Pemprov dan Pemkab serta Pemkot,” tegasnya.
Di sektor lain, pembangunan infrastruktur seperti jalan, irigasi, dan sarana air bersih juga menjadi prioritas untuk menunjang aktivitas masyarakat.
Tak hanya itu, Dedi juga menyoroti pentingnya pertumbuhan sektor industri sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
“Bagaimana mendorong pertumbuhan sektor industri, karena itu menjadi penggerak ekonomi,” ujarnya.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
