Meski telah mengirimkan pesan singkat, Buky menekankan bahwa eksekusi pertemuan akan menyesuaikan jadwal padat Gubernur. “Tadi saya sudah WA Gubernur, menyampaikan keinginan, adik-adik PMII kan untuk berkomunikasi dengan Gubernur. Semua bisa bertemu, nanti kan kita lihat waktunya kapan,” tegasnya.
Proyeksi Kawasan Terpadu Jatinangor
Selain isu sosial, audiensi tersebut juga menyinggung masa depan kawasan Jatinangor. Meski pembahasan belum menyentuh detail teknis, DPRD Jabar mengakui telah melakukan observasi lapangan terkait urgensi fasilitas umum dan keamanan di sana, seperti kebutuhan akan kantor Polsek dan Koramil yang lebih representatif.
Namun, Buky mengingatkan bahwa menata Jatinangor bukan perkara mudah. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor karena melibatkan aset provinsi, akses jalan nasional, hingga pengaturan lalu lintas kendaraan berat.
“Kalau di aset provinsi, tentu harus dibicarakan. Iya, saya kira harus, karena memang disitu kan ada jalan nasional, ada tiga wilayah-wilayah provinsi, jadi harus dibicarakan,” pungkasnya.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
