BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tutut menanggapi usulan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan terkait penetapan status darurat sampah Bandung akibat lonjakan volume selama musim liburan.
Dedi Mulyadi meminta semua pihak untuk tetap tenang. Diamenekankan bahwa fokus utama saat ini adalah mengeksplorasi langkah konkret di lapangan ketimbang tergesa-gesa menetapkan status darurat yang berpotensi memicu kepanikan publik.
"Nanti kita lihat dulu. Jangan dibikin menjadi buru-buru darurat-darurat, nanti orang panik. Tetapi yang harus kita lakukan bukan persoalan daruratnya, tapi langkah-langkah penanganan kedaruratan dulu," ucap Dedi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (2/6/2026).
Menurut Dedi, label 'darurat' yang diputuskan tanpa kesiapan justru berisiko membuat penanganan di lapangan menjadi tidak terkontrol sementara sampah terus menumpuk.
“Nanti darurat, menjadi panik, sampahnya bertumpuk,” ujarnya.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
