Respons Disdik Jabar Usai Dilaporkan Masif ke Ombudsman Terkait Maladministrasi PCMB 2026

Aga Gustiana
Kadisdik Jabar, Purwanto. (Foto: Rizal Fadillah)

Dipicu Aplikasi Eror, Wali Murid Desak DPRD Bentuk Pansus

Langkah warga mengadu ke Ombudsman dipicu oleh kekacauan sistemis yang merugikan banyak calon siswa. Di hari yang sama, aliansi Persatuan Purnabakti Pendidikan Indonesia (P3I) Jawa Barat secara resmi mendampingi sejumlah orang tua murid untuk melaporkan dugaan kuat adanya praktik maladministrasi dalam proses seleksi tahun ini.

Akar masalah dari kekisruhan ini ditengarai akibat peluncuran platform digital baru yang belum matang secara operasional. Hal itu berdampak pada:

  • Proses verifikasi akun pendaftaran yang berulang kali gagal.

  • Hilangnya data pendaftar sehingga tidak terdeteksi oleh sistem pusat.

  • Perubahan mendadak pada hasil pemetaan zonasi dan penilaian akademik peserta.

Melihat dampak kerugian yang meluas hingga menyentuh ribuan warga, Ketua P3I Jabar, Iwan Hermawan, menyatakan bahwa jalur Ombudsman saja tidak cukup. Desakan kini diarahkan ke parlemen agar DPRD Jawa Barat segera mengambil sikap politik yang tegas.

"Jika melihat di media sosial, dukungan buat Pansus ini sangat besar karena sudah menyangkut korban ribuan masyarakat Jawa Barat. Ini harus jadi Pansus," kata Iwan di Kantor Ombudsman Jabar kepada awak media.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network