BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Pemkot Bandung terus mempercepat penguatan pengelolaan sampah berbasis kewilayahan melalui penambahan fasilitas pengolahan sampah di berbagai titik.
Sedikitnya 220 lokasi telah terpetakan sebagai calon titik pengolahan sampah yang saat ini masih dalam tahap verifikasi lapangan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, upaya tersebut dilakukan seiring adanya bantuan mesin pengolahan sampah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD).
"Pertama, bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupa 151 mesin RDF. Kedua, bantuan dari Mabes TNI AD, di mana kami mengusulkan 50 titik pengolahan sampah," ujar Farhan dikutip, Selasa (23/6/2026).
Farhan menyebut, ketersediaan mesin pengolahan sampah tidak menjadi persoalan. Tantangan terbesar saat ini adalah menyiapkan lahan yang sesuai untuk penempatan mesin di setiap lokasi.
"Mesinnya insyaallah tersedia. Tantangan saat ini adalah penyiapan dan pemilihan lahan. Kami harus menyediakan lahan minimal 100 meter persegi untuk setiap titik," katanya.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
