BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Komisi V DPRD Jawa Barat akan terus melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Jabar untuk mengevaluasi serta menuntaskan carut marut Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan menyampaikan seluruh informasi secara utuh terkait carut marut SPMB di Jabar, khususnya sikap Komisi V DPRD Jawa Barat atas masalah tersebut.
Lebih lanjut Yomanius Untung mengatakan, Komisi V DPRD Jawa Barat menilai ada masalah besar terkait SPMB 2026. Ketidaksiapan sistem selama proses SPMB 2026, sehingga muncul masalah di masyarakat salah satunya terkait sistem SPMB sering error, sistem sering hang atau membeku (freeze) hingga sistem yang lambat atau ngelag.
“Ini problem yang dirasakan masyarakat, kekecewaan tumbuh di masyarakat karenanya kami (Komisi V DPRD Jawa Barat) berkonsultasi dan menyampaikan perkembangan SPMB 2026 di tengah masyarakat kepada Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa,” kata Yomanius Untung dikutip, Rabu (24/6/2026).
Adapun terkait rencana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) yang diusulkan oleh komponen masyarakat hingga LSM kepada Komisi V DPRD Jawa Barat. Hal itu tidak lagi menjadi kewenangan Komisi V DPRD Jawa Barat, melainkan masing-masing fraksi di DPRD Jawa Barat.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
