Mengambil tempat di Grammars, eksibisi ini didesain sebagai wadah bertemunya cerita dan inovasi. Para pengunjung yang hadir akan dipandu menyusuri linimasa Pedas Rempah lewat sajian teks, visual memikat, hingga instalasi seni lintas disiplin.
Bagi manajemen Maicih, sinergi ini bukan sekadar proyek musiman, melainkan bagian dari evolusi berkelanjutan demi memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi para penikmat setianya. Lewat agenda ini, Maicih membuktikan bahwa sebuah brand kuliner bisa bertransformasi menjadi ruang eksplorasi budaya yang menghubungkan rasa, narasi, dan karya seni.
"Karena di balik setiap karya, selalu ada sebuah cerita. Dan setiap cerita akan selalu menemukan cara baru untuk dirayakan," pungkas Bayu.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
