"Ada yang menyampaikan kepada saya, mereka mendukung nama Tatar Sunda, tetapi sekaligus menginginkan Provinsi Cirebon Raya," ucapnya.
Menurut Buky, kondisi tersebut menunjukkan pembahasan pergantian nama tidak bisa dilakukan secara sederhana karena menyangkut identitas, sejarah, dan keberagaman masyarakat Jawa Barat. Seluruh aspirasi harus dikaji secara seimbang agar tidak menimbulkan persoalan baru.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
