Tanpa Koordinasi dengan Pemdes
Di balik viralnya aksi tersebut, Imam Mujahidin menjelaskan bahwa pemerintah desa sama sekali tidak mengetahui rencana pemindahan makam itu sebelumnya. Keluarga melakukan proses pembongkaran dan pemindahan secara mandiri tanpa ada komunikasi apa pun dengan pihak aparat desa setempat.
Jika saja pihak keluarga melaporkan rencana tersebut, Imam memastikan bahwa Pemerintah Desa Batulayang siap membantu memfasilitasi kebutuhan transportasi yang lebih manusiawi dan layak bagi jenazah.
"Kalau sebelumnya ada koordinasi dengan pemerintah desa, tentu kami bisa memfasilitasi, termasuk menyediakan ambulans atau kendaraan yang lebih layak. Tetapi dalam kejadian ini memang tidak ada pemberitahuan kepada pihak desa dan penggunaan motor memang keputusan keluarga," pungkas Imam.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
