Sikap senada disampaikan Koordinator Pusat BEM SI periode 2026–2027, Andira Yofi Sulendra. Ia mengonfirmasi bahwa organisasinya saat ini masih fokus pada konsolidasi internal pasca-Musyawarah Nasional (Munas) dan memilih tidak gegabah dalam merespons isu yang beredar.
Andira mengingatkan bahwa gerakan mahasiswa harus berlandaskan nilai moral dan pertimbangan intelektual, bukan aksi reaksioner yang hanya mengekor tren di media sosial.
"Kami tidak ingin gerakan BEM SI bersikap reaksioner atau sekadar ikut-ikutan karena isu tersebut sedang ramai. Mahasiswa harus memegang teguh perannya sebagai gerakan intelektual dan moral. Setiap langkah untuk turun ke jalan harus didasari konsolidasi yang matang," terangnya.
Elemen mahasiswa juga mengimbau masyarakat luas untuk lebih bijak menyaring informasi di media sosial, senantiasa memverifikasi kebenaran berita, serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum jelas asal-usulnya.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
