BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Padalarang-Bandung, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (31/8/2026) sore.
Seorang siswi SMP berinisial SN, pelajar kelas 8H SMP Negeri 1 Padalarang, meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya terjatuh dan kemudian terlindas dump truk.
Peristiwa kecelakaan Padalarang tersebut terjadi sekitar pukul 15.01 WIB, tak lama setelah jam pulang sekolah. Saat kejadian, kondisi lalu lintas di jalur Padalarang-Bandung dilaporkan cukup padat.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban saat itu berada di atas sepeda motor Honda Beat warna biru putih dengan nomor polisi D 3534 UCI bersama kakaknya.
Kronologi Kecelakaan Padalarang
Saksi mata Jefriyanto (62) mengatakan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor korban tersenggol kendaraan lain di tengah kondisi lalu lintas yang padat.
Benturan tersebut membuat korban kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke sisi kanan badan jalan.
“Ada motor lagi jalan santai, karena jalan macet dan rem mendadak kaget, dan menabrak motor korban, lalu korban jatuh ke kanan,” ujar Jefri saat ditemui di lokasi, Senin (31/8/2026).
Tidak lama setelah korban terjatuh, sebuah dump truk melaju dari arah Padalarang menuju Bandung. Kendaraan tersebut kemudian melindas korban yang masih berada di badan jalan.
“Truk itu langsung melindas korban yang sudah dulu terjatuh,” katanya.
Siswi SMP Meninggal di Lokasi
Kanit Gakum Lakalantas Polres Cimahi, Ipda N Nugraha, membenarkan kecelakaan maut yang terjadi di Padalarang tersebut.
Ia mengatakan, satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan Kota Baru untuk penanganan lebih lanjut.
Ayah korban juga telah berada di rumah sakit untuk mendampingi jenazah putrinya.
“Kecelakaan di Padalarang ini menyebabkan satu korban (siswi) meninggal dunia di lokasi. Sudah kami bawa ke Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan Kota Baru dan sudah ada ayah korban yang mendampinginya,” kata Nugraha.
Polisi Amankan Kendaraan
Setelah kecelakaan terjadi, polisi langsung mengamankan kendaraan yang terlibat, termasuk dump truk dan sepeda motor korban.
Namun, polisi belum dapat memastikan penyebab utama kecelakaan karena proses penyelidikan masih berlangsung.
“Kendaraan yang terlibat, dump truk dan kendaraan sepeda motor korban, sudah kami amankan,” ujarnya.
Menurut Nugraha, polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian kecelakaan secara utuh. Pemeriksaan terhadap kendaraan yang terlibat juga akan dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan.
Ia mengatakan, faktor utama penyebab kecelakaan belum dapat disimpulkan sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai.
“Korban masih tahap penyelidikan, kita juga belum bisa memeriksa kendaraan motor karena masih di rumah sakit, mungkin nanti lebih lanjutnya kita informasikan lagi,” ungkapnya.
Polisi Soroti Keselamatan Pelajar
Nugraha memastikan korban yang meninggal dunia merupakan seorang siswi sekolah. Sementara itu, identitas lengkap korban masih dalam proses penyidikan.
“Kami memastikan satu korban meninggal dunia seorang siswi sekolah. Untuk identitasnya masih dalam tahap penyidikan. Kami turut berbelasungkawa, semoga kejadian ini tidak terulang kembali,” tuturnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap keselamatan pelajar, terutama di jalur dengan kepadatan kendaraan tinggi pada jam berangkat dan pulang sekolah.
“Perlu pengawalan ketat dari dinas dan pihak sekolah,” pungkasnya.
Kecelakaan maut di Padalarang ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban. Peristiwa tersebut sekaligus kembali menyoroti pentingnya keselamatan pelajar yang setiap hari melintasi jalur Padalarang-Bandung dengan lalu lintas yang padat, terutama pada jam pulang sekolah.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
