Sementara itu, Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Jabar Yuliani Alzam menegaskan komitmen untuk selalu menyalurkan beras sesuai ketentuan harga resmi pemerintah.
"Untuk penjualan dari kami, beras premium tetap di harga Rp14.900 dan SPHP di Rp12.500 per kilogram," kata Yuliani.
Dia menjelaskan, memang banyak pedagang membeli beras dari petani atau mitra lain, sehingga harga menjadi fluktuatif.
"Kami tidak bisa mengintervensi langsung. Tetapi jika stok itu bersumber dari Bulog, harga kami pastikan sesuai HET pemerintah," ujarnya.
Yuliani menuturkan, guna mengantisipasi alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri dan perumahan, Bulog Jabar aktif mendukung ekstensifikasi pembukaan lahan sawah baru di daerah sentra produksi pangan.
"Untuk Jawa Barat, kami membuat lahan sawah baru di Karawang, yaitu, Cikepuh dan Jatiragas. Ke depan akan kami kembangkan lagi di kabupaten/kota lainnya. Termasuk rencana di Cianjur tahun depan. Kini dalam proses persiapan," tutur Yuliani.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
