Evaluasi Pendidikan Inklusif, Pemahaman Disabilitas di Perguruan Tinggi Jadi Sorotan

Aga Gustiana
Anggota DPR RI Komisi X dari Daerah Pemilihan Jawa Barat I, Ledia Hanifa Amaliah. (Foto: Ist)

Pentingnya Asesmen di Sekolah

Menurut Ledia, prinsip keadilan dalam pendidikan tidak selalu berarti memberikan perlakuan yang sama. Sebaliknya, kebijakan pendidikan perlu mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan peserta didik.

Karena itu, ia menilai kemampuan sekolah dalam melakukan asesmen menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RUU Sisdiknas.

“Setiap sekolah harus memiliki kemampuan asesmen bagi anak masing-masing. Kira-kira menurut Bapak-Ibu, apakah sekolah-sekolah negeri kita punya kemampuan itu?” tanyanya.

Ledia juga memperluas perhatian tersebut kepada anak dengan kondisi kesehatan tertentu atau health impairment. Ia mencontohkan anak yang mengalami kanker, diabetes melitus sejak usia dini, maupun kondisi kesehatan lain yang dapat memengaruhi proses pembelajaran.

Menurut dia, kondisi kesehatan tersebut juga perlu diperhitungkan dalam kebijakan pendidikan. Ia meminta penjelasan mengenai pengalaman dan praktik Komisi Nasional Disabilitas dalam mendampingi anak dengan kondisi kesehatan tertentu di lingkungan pendidikan inklusif.

Dalam pemaparannya, Ledia turut menyinggung praktik di Jepang. Ia menyebut terdapat pendataan mengenai anak dengan health impairment melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, termasuk data jumlah anak dengan kondisi kesehatan tertentu setiap tahun.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network