Satgas PKH Sempat Bergerak ke Lokasi
Perkembangan berikutnya terjadi pada 18 September 2026. Satgas PKH dilaporkan bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas pertambangan ilegal di Wapoga.
Namun, rombongan Satgas PKH disebut belum berhasil mencapai lokasi yang dituju dan akhirnya kembali ke Nabire.
Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan dari masyarakat adat mengenai perkembangan penanganan laporan dugaan pertambangan ilegal yang sebelumnya telah disampaikan kepada Satgas PKH.
Masyarakat kini menanti kepastian mengenai apakah pemeriksaan lapangan akan kembali dilakukan dan bagaimana tindak lanjut terhadap informasi yang telah disampaikan DPRK Nabire.
Masyarakat Adat Minta Kepastian
Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Nabire, Priskila Dina Misiro, S.Pi., mengatakan pemerintah dan pihak terkait perlu memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kendala yang dihadapi dalam perjalanan menuju lokasi.
Menurutnya, masyarakat juga perlu mendapatkan informasi mengenai perkembangan penanganan laporan tersebut setelah Satgas PKH bergerak menuju wilayah Wapoga pada 18 September 2026.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
