Fokus Memperkuat Strategi Pemasaran dan Akses Pembiayaan
Selain ajang penghargaan, IMA membekali ribuan UMKM binaannya melalui 10 modul pelatihan komprehensif. Pelatihan tersebut mencakup strategi branding, pemasaran digital, pengelolaan media sosial, manajemen keuangan, hingga pendampingan ekspor.
Ida menyoroti tiga tantangan utama UMKM saat ini, yakni konsistensi kualitas produk, kapasitas produksi, dan strategi pemasaran (marketing). Menurutnya, penguatan aspek finansial dan pemisahan antara uang pribadi dengan uang bisnis juga menjadi materi penting yang diajarkan agar UMKM tidak mengalami kegagalan usaha.
"Untuk pembiayaan, kami juga berkolaborasi dengan lembaga pendanaan seperti Finatra (Astra) untuk permodalan. Binaan kami juga banyak yang masuk ke Bank Indonesia (BI), karena pola pikir dan kesiapan manajemen mereka sudah terbentuk," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan pengurus IMA Pusat, Adang, menekankan keunggulan utama binaan IMA terletak pada penguatan narasi merek (brand storytelling).
"Bedanya binaan IMA dengan yang lain adalah kami memperkuat sisi marketing-nya. Kami mengajarkan bagaimana membangun storytelling, branding, dan engagement dengan calon pembeli. Ini yang membuat UMKM binaan kami tidak hanya berdaya saing di dalam negeri, tapi juga mampu menembus level internasional," pungkas Adang.
Saat ini, program pembinaan IMA diperkirakan telah memberikan dampak kepada lebih dari 7.700 UMKM yang tersebar di berbagai chapter di seluruh Indonesia.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
