BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kabupaten Pangandaran di Jawa Barat selama ini memang identik dengan garis pantainya yang ikonik. Namun, kalau Anda mengira pesona daerah ini berhenti di batas buih ombak, siap-siap dibuat terpana. Di balik bentang pesisirnya, Pangandaran menyimpan formasi tebing kapur nan megah, cekungan sungai berair jernih, hingga tebing-tebing tersembunyi yang menawarkan petualangan air tak terlupakan.
Bagi penikmat liburan berbasis air—baik yang sekadar ingin santai menikmati pemandangan atau memacu adrenalin—lima destinasi terbaik di Pangandaran ini sangat wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda berikutnya.
1. Pesona Dua Sisi Pantai Pangandaran
Sebagai muara utama pariwisata setempat, kawasan pesisir ini menyuguhkan keunikan geografis yang jarang ada di tempat lain. Dalam satu area yang sama, Anda bisa menyambut mentari terbit di bagian pesisir timur, lalu menutup hari dengan lanskap matahari tenggelam yang memukau di pesisir barat.
Bukan hanya soal pasir dan air laut, lokasi ini berbatasan langsung dengan area konservasi alam tempat beragam satwa bebas berkeliaran. Keasrian alam yang berpadu dengan fasilitas publik yang lengkap—dari wahana water sport, persewaan kendaraan rekreasi, hingga deretan kedai olahan laut segar—membuatnya tetap menjadi destinasi favorit keluarga.
Lokasi: Terhampar di wilayah Desa Pangandaran & Desa Pananjung, Kec. Pangandaran.
Akses & Restribusi: Buka 24 jam penuh. Biaya masuk perorangan terjangkau (sekitar Rp20.000), dengan penyesuaian tarif kendaraan mulai dari mobil pribadi hingga armada bus.
2. Eksotisme Hujan Abadi di Cukang Taneuh (Green Canyon)
Meluncur di atas sungai berair hijau zamrud yang diapit dinding-dinding batu purba menjadi daya tarik utama dari Cukang Taneuh. Lorong batu kapur alami ini menghadirkan fenomena unik berupa tetesan air dari celah tebing yang menyerupai tirai hujan tiada henti.
Pengunjung dapat menjelajahi keindahan celah gua menggunakan perahu motor kayu tradisional atau menjajal body rafting menyusuri aliran air. Seluruh aktivitas ini sudah dilengkapi dengan sistem pengamanan standar dan pendampingan pemandu lokal berpengalaman.
- Baca Juga:
Lokasi: Desa Kertayasa, Kec. Cijulang.
Jam Operasional: Senin–Kamis (08.00–16.00 WIB), Jumat (13.00–16.00 WIB), serta Sabtu–Minggu (07.30–16.00 WIB).
Estimasi Biaya: Tiket kawasan hanya Rp10.000, dengan tarif sewa perahu kelompok (maksimal 6 orang) sekitar Rp200.000–Rp225.000. Paket body rafting berkisar antara Rp180.000 hingga Rp320.000 per orang.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
