Di Tengah Perkembangan Teknologi, Penting Bagi Guru Bisa Menulis Karya Ilmiah

Rizal Fadillah
.
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 16:26 WIB
Kegiatan pendidikan dan pelatihan menulis karya ilmiah bagi guru. (Foto: Ist)

BANDUNG, INEWSBANDUNGRAYA - Menulis adalah salah satu kemampuan yang seharusnya dimiliki oleh seorang guru. Karenanya, penting bagi untuk mau menulis terutama di tengah perkembangan teknologi informasi.

Selain untuk membantu pengajaran, penulisan inipun penting untuk merefleksikan sekaligus membagikan pengalaman mengajar yang baik kepada guru yang lain.

Begitu disampaikan Ketua Program Studi Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, Dr. Sururi, M.Pd, di Bandung, Jumat (5/8/2022).

"Jadi tugas guru bukan hanya mengajar, tetapi harus juga bisa merefleksikan pengalaman mengajarnya dan membagikan penagalaman mengajar," kata Dr. Sururi.

Dr. Sururi menjelaskan, di tengah perkembangan teknologi informasi, menulis menjadi cikal bakal perkembangan pengetahuan dan wawasan guru.

Tak hanya itu, motivasi menulis karya ilmiah bagi guru pun menjadi suatu hal yang akan menunjang penguasaan kompetensi profesional guru, khususnya penguasaan ilmu pengetahuan di bidangnya masing-masing.

Bahkan, karir/jabatan guru pun dapat meningkat seiring peningkatan keterampilan guru dalam menghasilkan karya tulis yang banyak dan berkualitas.

"Jadi sangat penting bagi guru untuk bisa menulis dalam bentuk artikel ilmiah," ucapnya.

Dalam hal ini, pihaknya telah melaksanakan pendidikan dan pelatihan di Pangandaran yang diikuti 125 guru pada 22 Juli kemarin. Menurutnya, kegiatan ini menyosialisasikan pentingnya menulis karya ilmiah.

"Terutama berupa artikel ilmiah yang di-publish pada jurnal nasional bahkan internasional," ungkapnya.

Pada kegiatan tersebut, turut hadir Dr. Iik Nurulpaik, M.Pd (Kebijakan Pengembangan Guru dan Kepala Sekolah di Masa Depan), Dr. Nurdin, M.Pd (Teknik Penulisan Artikel Ilmiah), dan Zaini Hafidh, M.Pd (Pendampingan dan Praktik Penulisan Artikel Ilmiah) sebagai pemateri memberikan penjelasan mengenai strategi dan tatacara penulisan artikel ilmiah yang layak untuk di muat di beberapa jurnal nasional.

Kegiatan inipun merupakan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) Bersama Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (FIP UPI) yang bertemakan 'Mengabdi, Menguatkan Jatidiri Membantu Mencari Solusi' yang bekerjasama dengan PGRI Pangandaran.

"Kegiatan ini mengusung Model Aktif Tutor Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Artikel Ilmiah Menggunakan Metode Action Research Bagi Guru dan Kepala Sekolah," tandasnya.

Editor : Rizal Fadillah
Bagikan Artikel Ini