FASTLab Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur di 10 Titik

Rizal Fadillah
.
Kamis, 24 November 2022 | 21:24 WIB
FASTLab salurkan bantuan untuk korban gempa Cianjur di 10 titik pengungsian di Kecamatan Pacet dan Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. (Foto: Ist)

CIANJUR, INEWSBANDUNGRAYA.ID - Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), FASTLab sebagai perusahaan layanan kesehatan bergerak cepat untuk turut menyalurkan bantuan terhadap korban gempa Cianjur di 10 titik pengungsian di Kecamatan Pacet dan Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Bantuan yang diberikan diantaranya dengan menyalurkan perlengkapan bayi dan balita, makanan siap saji, air mineral, sembako, terpal tenda hingga bantuan uang tunai kepada para pengungsi terdampak bencana gempa.

Fariz Ariyadi selaku Direktur Marketing FASTLab mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam meringankan beban warga terdampak bencana, khususnya beberapa warga yang rumahnya runtuh akibat gempa dan harus mengungsi di posko pengungsian.

“Kami turut prihatin dan berbela sungkawa atas bencana yang terjadi. Kami segera bergegas untuk melakukan yang kami mampu, dengan mengirimkan bantuan dan dukungan. Semoga apa yang kami lakukan dapat meringankan beban warga terdampak gempa” kata Fariz, Kamis (24/11/2022).

Sementara itu, Elisa Verawati Simanjuntak selaku Direktur FASTLab mengatakan, melihat banyaknya obat-obatan yg dibutuhkan, FASTLab akan segera menambahkan bantuan berupa obat-obatan serta perlengkapan bayi dan balita.

Dirinya juga menggambarkan situasi di malam hari sangat mencekam dan rawan penyakit apabila turun hujan.

“Kami juga memfokuskan bantuan penyaluran obat-obatan serta perlengkapan bayi dan balita lantaran sudah memasuki musim penghujan sehingga rawan penyakit di posko pengungsian. Situasi di malam hari juga mencekam karena warga yang memiliki balita sangat trauma akan gempa susulan,” tutur Elisa.

Sebelumnya, gempa dengan kekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, 21 November 2022. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa gempa yang terjadi menyebabkan 2.767 rumah mengalami kerusakan, 13.400 jiwa mengungsi yang tersebar di beberapa titik.

Setidaknya ada 271 korban meninggal dunia, dan 2.043 orang lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, gempa juga telah merusak bangunan fasilitas umum seperti rumah sakit, sarana pendidikan, toko, sarana ibadah dan juga jembatan.

Editor : Rizal Fadillah
Bagikan Artikel Ini