Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tradisi "Ngencleng" di Polsek Pameungpeuk: Dari Kaleng Bekas Menjadi Jembatan Harapan Warga Miskin
Advertisement . Scroll to see content

Ragam Tradisi Menyambut Ramadhan di Indonesia, Ada Munggahan Kebiasaan Masyarakat Sunda

Jum'at, 03 Maret 2023 | 18:54 WIB
  • author Rizal Fadillah
Ragam Tradisi Menyambut Ramadhan di Indonesia, Ada Munggahan Kebiasaan Masyarakat Sunda
Tradisi munggahan (Foto: Okezone)

Tradisi ini sudah ada sejak tahun 1881 saat Semarang masih dipimpin oleh Bupati R.M. Tumenggung Ario Purboningrat. Sampai saat ini masih rutin dilakukan. Bahkan, tidak jarang pembuka acaranya adalah Gubernur Jawa Tengah.

Ada banyak sekali keseruan yang bisa dinikmati masyarakat lho. Misalnya saja pasar malam, mainan Warak Ngendok, berbagai jenis kuliner, dan masih banyak lainnya. Pesta penyambutan Ramadhan yang ditunggu oleh semua kalangan.

4. Tradisi Padusan di Boyolali

Masih dari Jawa Tengah, tepatnya di Boyolali juga ada tradisi Ramadan lainnya yakni Padusan. Guna mensucikan diri, orang-orang akan mandi atau berendam di sumber-sumber mata air yang dianggap keramat.

Tempat Padusan ini beragam, bisa di laut, sumber mata air, atau lainnya. Salah satu tempat yang jadi langganan masyarakat Boyolali untuk tradisi padusan adalah kompleks wisata Pemandian Umbul Pengging. Di sini ada empat umbul yang jadi langganan.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut