get app
inews
Aa Text
Read Next : Dinkes Kota Bandung Sebut 183 Petugas KPPS Dirawat Akibat Kelelahan pada Pemilu 2024

Lahirkan Pemimpin Berintegritas, Komunitas Pemilu Bersih Siap Kawal Pemilu 2024

Jum'at, 10 Maret 2023 | 21:32 WIB
header img
Koordinator Komunitas Pemilu Bersih Jabar, Mahi M Hikmat. (Foto:Istimewa)

BANDUNG, iNewsBandungraya.id - Komunitas Pemilu Bersih berkomitmen mewujudkan pemilu 2024 bersih dari segala unsur politisasi. Hal itu agar pemilu nantinya bisa melahirkan pemimpin yang berintegritas.

Demikian disampaikan Koordinator Komunitas Pemilu Bersih Jabar, Mahi M Hikmat di sela diskusi publik 'pemilu bersih untuk 33 juta pemilih Jabar' di Kota Bandung, Jumat (10/3/2023).

Mahi mengatakan pelaksanaan 2019 lalu tidak dipungkiri masih ada kecurangan, seperti money politik. Baik di dilakukan penyelenggara maupun oleh peserta pemilu, bahkan ada oknum-oknum masyarakat yang ikut di dalamnya.

Maka dari itu, Ia berharap pemilu 2024 yang diperkirakan memakan anggaran sebesar Rp76 triliun lebih bisa terlaksana dengan baik dan lebih bersih dari sebelumnya.

"Karena itu mengajak masyarakat khususnya di Jabar dari mulai pemilih, peserta pemilu, parpol, penyelenggara KPU, Bawaslu maupun DKPP mari kita komitmen untuk pemilu 2024 lebih bersih," ucapnya.

"Supaya tidak sia-sia semua pengorbanan kita ini karena itu akan berdampak pada terpilihnya pemimpin kita yang bersih juga itu harapan kita bersama," tandas Mahi yang juga ketua Jaringan Masyarakat Peduli Demokrasi (JMPD) Jabar.

Komunitas Pemilu Bersih mendeklarasikan untuk Pemilu 2024 yang bersih, Komunitas ini sudah ada di Jakarta, Lombok, Palu, Jogjakata, Jabar serta tidak menutup kemungkinan bisa hadir di sejumlah daerah lainya di Indonesia.

Mahi menambahkan, dengan percikan-percikan  dari jakarta ke daerah-daerah lain ini banyak hal yang dapat dilakukan untuk mensukseskan pemilu mendatang tentunya bergandengan tangan dengan masyarakat.

"Mudah-mudahan kita sebagai pengawas partisipatip yang memberikan kontribusi jika ada kecurangan atau tindakan lain yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan mudah-mudahan masyarakat bisa berpartisipasi dengan kita untuk mengawalnya," tukasnya. (*)

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut