Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Rumah Layak Jadi Fokus! Cucun Ahmad Syamsurijal Genjot Program Perumahan dan Ekonomi Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Polemik Maneh Ridwan Kamil-Guru, Syaiful Huda: Bahasa Sunda Sangat Egaliter di Abad ke-16

Minggu, 19 Maret 2023 | 10:07 WIB
  • author Aqeela Zea
Polemik Maneh Ridwan Kamil-Guru, Syaiful Huda: Bahasa Sunda Sangat Egaliter di Abad ke-16
Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda kritik pemecatan guru di Cirebon, Muhammad Sabil. Foto: Instagram/@syaifulhooda

Bahasa Sunda Priangan pun, imbuhnya, menjadi berkasta-kasta seperti bahasa lemes pisan (halus sekali), lemes (halus), sedeng (sedang), kasar (kasar), dan kasar pisan (kasar sekali). Bahasa yang halus digunakan kepada penguasa dan kerabat yang lebih tua.

"Sistem yang dikenal sebagai Undak-Usuk Bahasa Sunda (UUBS) ini kemudian diadopsi oleh pemerintah Hindia Belanda yang mengajarkan lewat sekolah rakyat cara berbahasa Sunda 'secara benar'," ucapnya.

Di sisi lain, masih ada penutur bahasa Sunda di Cirebon yang masih menggunakan bahasa Sunda lama, lalu penutur bahasa Sunda di Bogor, Karawang dan Banten masih bebas dari pengaruh Mataram dan tidak mengikuti kaidah UUBS.

"Daerah-daerah ini dikenal sebagai penutur "bahasa wewengkon" (bahasa wilayah) Sunda," tandasnya.

Editor: Zhafran Pramoedya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut