Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Bandung dan Cirebon Jadi Korban Penipuan Trading Bodong-Love Scam, Rp4,86 Miliar Raib
Advertisement . Scroll to see content

Temui Guru Sabil, Dedi Mulyadi Sebut Dulu di Sunda Tidak Ada Undak Usuk

Senin, 20 Maret 2023 | 12:03 WIB
  • author Aqeela Zea
Temui Guru Sabil, Dedi Mulyadi Sebut Dulu di Sunda Tidak Ada Undak Usuk
Muhammad Sabil (34), guru di Cirebon yang dipecat dan Dedi Mulyadi. Foto: tangkapan layar YouTube/@KangDediMulyadiChannel

"Kalimat yang sekarang terarsipkan dan menjadi tranding adalah kalimat maneh," ujar Dedi.

Kemudian, Dedi menjelaskan perihal penggunaan tingkatan bahasa dalam Sunda. "Bahwa di Sunda yang asli itu tidak terkenal undak usuk," ungkap Dedi.

"Satu, sunda awal itu orang bilang wiwitan, yaitu Banten, sebagian sukabumi, sebagian Bogor. Ke sejarah Pakuan Padjajaran," lanjutnya.

Pakuan Pajajaran diketahui adalah ibu kota dari Kerajaan Sunda yang pernah berdiri pada 1030-1579 M di Tatar Pasundan, wilayah barat pulau Jawa.

Pada masa lalu, di Asia Tenggara terdapat kebiasaan menyebut nama kerajaan dengan nama ibu kotanya, sehingga Kerajaan Sunda kerap disebut sebagai Kerajaan Pajajaran.

Editor: Zhafran Pramoedya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut