Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : DJKI Sebut Gugatan atas Lagu Halo-halo Bandung Harus Pakai UU Malaysia
Advertisement . Scroll to see content

Lagu Halo-Halo Bandung Dijiplak, Emak-emak Malaysia: Tak Penting Siapa Tiru Siapa

Jum'at, 15 September 2023 | 15:00 WIB
  • author Rizal Fadillah
Lagu Halo-Halo Bandung Dijiplak, Emak-emak Malaysia: Tak Penting Siapa Tiru Siapa
Kak Zu. (Foto: tangkapan layar)

Lirik tersebut tak jauh berbeda dengan lagu Halo-halo Bandung. Hanya saja, perbedaan terlihat dari kata sapaan "beta" untuk menggantikan "saya".

Selain itu, makna lagu Halo-halo Bandung yang diciptakan oleh Ismail Marzuki pada 1946 silam itu menceritakan terkait peristiwa Bandung Lautan Api.

"Halo-halo Bandung, Ibu kota Periangan. Halo-halo Bandung, kota kenang-kenangan. Sudah lama beta, tidak berjumpa dengan kau. Sekarang telah menjadi lautan api, mari bung rebut kembali," begitu lirik Halo-halo Bandung.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut