Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Asap Tebal 12 Jam! Dugaan Sampah Ilegal di Lahan Ciumbuleuit Kini Dibidik Gakkum KLH
Advertisement . Scroll to see content

Tren Kebakaran di Kota Bandung Meningkat, Ada 223 Kasus hingga September 2023

Kamis, 28 September 2023 | 14:51 WIB
  • author Rizal Fadillah
Tren Kebakaran di Kota Bandung Meningkat, Ada 223 Kasus hingga September 2023
Kebakaran di Teater Dewi Asri ISBI Bandung. (Foto: Diskar PB Kota Bandung)

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat memeriksa sejumlah hal yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.

"Yakinkan tempat tinggal itu aman. Secara umum gunakan listrik sesuai kapasitas. Matikan kompor, jangan tinggalkan kompor saat memasak. Lakukan pembesihan kompor secara berkala," katanya.

Menurutnya, hal kecil pun bisa menjadi penyebab kebakaran. Termasuk soal penanganan sampah.

"Bahkan saat ini masih dalam darurat sampah. Ini berpotensi kebakaran. Mulai dari bagian api kecil yang tidak terkendali sehingga menjadi kebakaran," ungkapnya. 

Soal ketersediaan hydrant, Yusuf mengatakan, saat ini sekitar 5 hydrant yang berfungsi untuk dimanfaatkan oleh Diskar PB untuk memadamkan api. 

"Hydrant di Kota Bandung saat ini ada di beberapa lokasi, seperti Cikapayang, Jalan Supratman, Pasar Kordon Buahbatu, Jalan Pajajaran, juga Sadang Sarang," tandasnya.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut