Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ngidam Nasi Kuning di Bandung? 4 Tempat Ini Punya Lauk Melimpah dan Harga Bersahabat
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Makanan 'Lem' Papeda, Kuliner Khas Pupua dan Maluku yang Kaya Manfaat

Jum'at, 20 Oktober 2023 | 10:28 WIB
  • author Rizal Fadillah
Mengenal Makanan 'Lem' Papeda, Kuliner Khas Pupua dan Maluku yang Kaya Manfaat
Papeda. (Foto: Wikipedia)

Selain itu, Suku Nuaulu dan Suku Huaulu juga melarang wanita yang sedang dalam masa haid dari memasak papeda, karena menurut mereka proses merebus sagu menjadi papeda dianggap tabu.

Masyarakat Papua, Maluku dan sekitarnya menjadikan papeda sebagai makanan pokok mereka. Proses mengolah sagu menjadi bubur papeda membutuhkan perkakas belanga.

Lalu, saat air mendidih dituangkan ke dalam saripati sagu sambil diaduk sampai mengental dan terjadi perubahan warna, yaitu dari putih menjadi bening keabu-abuan. Pengadukan dalam proses ini harus searah sampai tekstur benar-benar merata menjadi bubur lem.

Sepasang sumpit atau dua garpu khusus digunakan untuk mengambil dan menyantap papeda. Caranya dengan menggulung-gulung hingga bubur papeda melingkari sumpit atau garpu, lalu diletakkan di piring dan siap disantap bersama kuah kuning. Tak perlu dikunyah, menyantap papeda dapat langsung diseruput dan ditelan.

Warisan kuliner asal Papua dan Maluku yang satu ini memiliki berbagai manfaat yang berguna bagi kesehatan tubuh. Selain kaya serat, papeda juga rendah kolestrol dan bernutrisi.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut