Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pilkades Digital Segera Diterapkan di Jabar, Persiapan Terus Dimatangkan
Advertisement . Scroll to see content

Masuk Tahun Politik, DPRD Jabar Pastikan Tugas dan Fungsi Dewan Tetap Berjalan

Selasa, 24 Oktober 2023 | 18:20 WIB
  • author Abbas Ibnu Assarani
Masuk Tahun Politik, DPRD Jabar Pastikan Tugas dan Fungsi Dewan Tetap Berjalan
Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Daddy Rohanady. (Foto:Abdul Basir)

BANDUNG, iNewsBandungraya.id - DPRD Jawa Barat memastikan tugas dan fungsi dewan tetap berjalan sebagaimana mestinya, meski masuk tahun politik atau masa Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. 

Anggota DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan 120 anggota DPRD Jabar punya agenda atau kesibukan sendiri. Namun, kondisi tersebut bukan alasan bagi dewan untuk tidak bertanggung jawab terhadap tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat. 

Tugas dan fungsi DPRD tersebut di antaranya, fungsi legislasi atau pembentukan peraturan daerah,  pengawasan, dan anggaran atau budgeting.

“Saya kira kawan-kawan (DPRD Jabar) masing-masing punya agenda sendiri di daerah pemilihan masing-masing. Memang agak sulit untuk ditarik (melakukan kegiatan) lagi ke Bandung. Tapi saya yakin kawan-kawan dewan di DPRD Jabar paham akan tanggung jawab terhadap tugas dan fungsinya,” kata Daddy Rohanady di Bandung, Selasa (24/10/2023). 

Daddy Rohanady menegaskan, tahun politik tidak akan mengganggu kerja-kerja 120 anggota DPRD Jabar, tapi yang pasti akan banyak penyesuaian di berbagai kegiatan atau pembahasan yang akan dilakukan DPRD Jabar.

“Dewan (di DPRD Jabar) sekarang memang relatif sibuk di daerah pemilihannya masing-masing. Jadi, kemarin kami menyepakati beberapa pembahasan dicoba dikurangi frekuensinya,” tegasnya. 

Salah satu yang bisa disesuaikan, tambah Daddy Rohanady, soal pembahasan APBD murni  yang bisa dipercepat atau disesuaikan waktu pembahasannya. Hal ini berkaca pada Provinsi Jawa Timur yang bisa mengesahkan APBD murni setiap 10 November. 

“Saya pikir, pembahasan dan pengesahan APBD tidak harus menunggu sampai batas akhir. Apabila dari regulasi diperbolehkan dibahas dan disahkan di akhir November. Hemat saya, kenapa harus menunggu sampai akhir November jika bisa dipercepat seperti yang biasa dilakukan Jawa Timur,” pungkasnya. (*)

Editor: Abdul Basir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut