Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Korban Longsor Pasirlangu Direlokasi, DPRD KBB Minta Jangan Terlalu Jauh
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Minta Percepatan Relokasi Korban Bencana Erupsi Gunung Ruang

Sabtu, 04 Mei 2024 | 16:35 WIB
  • author Rizal Fadillah
Jokowi Minta Percepatan Relokasi Korban Bencana Erupsi Gunung Ruang
Presiden Jokowi memimpin Ratas mengenai Penanganan Pengungsi Erupsi Gunung Ruang, di Jakarta. (Foto: Humas Setkab/Agung)

JAKARTA, iNewsBandungRaya.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah arahan untuk penanganan pengungsi akibat erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara (Sulut) yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Penanganan Pengungsi Erupsi Gunung Ruang, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (3/5/2024). 

Jokowi meminta, agar dilakukan percepatan relokasi korban bencana erupsi Gunung Ruang. Dia menekankan, berdasarkan tata ruang yang ada, para pengungsi tidak diperbolehkan kembali ke tempat asalnya.

“Diperlukan relokasi untuk pemukiman yang harus dipercepat dan juga urusan pertanahan, termasuk urusan rumah dan yang berkaitan dengan pekerjaan,” ucap Jokowi.

Kemudian, Jokowi meminta jajaran untuk memastikan lokasi relokasi sudah tepat dan sesuai. Secara khusus, Kepala Negara memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agus Harimurti Yudhoyono untuk melakukan pengecekan di lapangan.

“Pastikan bahwa lokasi yang dituju sudah clear and clean, ini nanti Pak Menteri ATR lapangannya dilihat betul,” ujarnya.

Selain itu, jajaran terkait juga diminta untuk segera membuat skema terkait pendanaan, bantuan, hingga kalkulasi anggaran yang dibutuhkan untuk relokasi tersebut.

“Dan yang paling penting identifikasi beberapa bangunan yang rusak dan infrastruktur yang terdampak, baik itu sekolah, rumah sakit, ataupun jembatan, dan kalkulasi anggaran yang dibutuhkan,” tandasnya.

Sebagai informasi, Gunung Ruang yang berada di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mengalami erupsi sejak 16 April lalu. Erupsi ini mengakibatkan sekitar 9.000 orang mengungsi dan sekitar 12.000 penduduk perlu dievakuasi.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut