Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Mesin Propaganda, Laskar Prabowo 08 Jabar Siapkan Strategi Digital
Advertisement . Scroll to see content

32 Persen Masyarakat Indonesia Tak Kenal Hoaks, Diskominfo Jatim Gelar Literasi Digital

Rabu, 31 Juli 2024 | 15:29 WIB
  • author Agus Warsudi
32 Persen Masyarakat Indonesia Tak Kenal Hoaks, Diskominfo Jatim Gelar Literasi Digital
Ilustrasi hoaks. (FOTO: ISTIMEWA)

Sherlita menyatakan, angka literasi digital tersebut semakin diperkuat dengan masih tingginya angka masyarakat yang tidak mampu membedakan mana berita bohong dan bukan. 

Pada 2021, ujar Sherlita, persentase pertumbuhan hoaks mencapai 22,7 persen. Angka tersebut terus bertambah di tahun 2022 menjadi 32,2 persen dan pada 2023 menjadi 55,5 persen.

"Salah satu momen yang memicu tumbuhnya hoaks adalah saat Pemilu. Oleh karena itu, harus benar-benar diantisipasi," ujarnya.

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Jatim Putut Darmawan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendongkrak partisipasi masyarakat pada Pilkada Serentak 2024.

Terutama, kata Putut, menggugah atensi dan minat generasi milenial bahwa Pemilu itu asyik. Sehingga tidak golput dan mau menyalurkan hak politik yang dimilikinya.

Selain itu, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hoaks atau berita bohong yang tumbuh subur selama rangkaian pilkada. 

"Kami berharap, masyarakat mampu mengidentifikasi ciri-ciri berita bohong atau hoaks, maupun berita valid," kata Putut.

Editor: Ude D Gunadi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut