Nurul Arifin Sebut Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace Langkah Diplomasi Proporsional
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin menyoroti keputusan Presiden Prabowo Subianto yang membawa Indonesia bergabung dalam keanggotaan Board of Peace (BOP) bersama negara-negara Islam lainnya.
Nurul menilai, langkah tersebut merupakan bagian dari sikap politik luar negeri Indonesia yang perlu dipahami secara utuh dan proporsional.
Hal itu disampaikan Nurul di sela kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama DPD Partai Golkar Kota Bandung, di Jalan Maskumambang, Sabtu (28/2/2026).
Menurut Nurul, hingga saat ini Indonesia belum membayar biaya keanggotaan Board of Peace senilai US$ 1 miliar yang disebut sebagai dana rekonstruksi Gaza. Namun, ia menegaskan dana tersebut tidak bersifat wajib karena negara anggota diberikan opsi untuk membayar atau tidak.
“Tadi diminta juga menjelaskan soal BOP. Seperti yang disebutkan Bapak Presiden, selama tiga tahun ini belum ada yang dibayarkan, kemudian kita ikut program dari Board of Peace itu bersama-sama dengan negara-negara Islam lain,” ujar Nurul.
Editor : Abdul Basir