Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Emas Perhiasan Dorong Inflasi Year on Year di Jabar Sebesar 1,78 Persen
Advertisement . Scroll to see content

BPS Jabar Waspadai Produk Hortikultura saat Musim Kemarau

Jum'at, 02 Agustus 2024 | 13:07 WIB
  • author Abbas Ibnu Assarani
BPS Jabar Waspadai Produk Hortikultura saat Musim Kemarau
Kepala BPS Jawa Barat, Marsudijono. (Foto: Abbas)

BANDUNG, iNewsBandungraya.id  - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat mengingatkan kepada pemerintah agar mewaspadai gagal panen produk hortikultura saat musim kemarau ini.

Musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli dan Agustus 2024. Pada saat kemarau terjadi produk hortikultura sangat bergantung pada kebutuhan air yang cukup banyak.

Kepala BPS Jawa Barat, Marsudijono mengatakan produk hortikultura ini harus menjadi perhatian khusus semua pihak. Sebab, di Jabar sendiri, komoditas pangan, termasuk produk hortikultura, memberikan andil baik pada inflasi maupun deflasi.

“Pada musim kemarau ini, yang perlu diwaspadai adalah produk hortikultura. Kalau hortikultura kan cenderung butuh air yang banyak. Itu yang perlu kita waspadai,” ujar Marsudijono saat rilis bulanan di BPS Jabar, Kamis (2/8/2024).

Menurutnya, April lalu, secara month to month (m-to-m) bawang merah menjadi komoditas dengan andil inflasi tertinggi (0,1338 persen), sedangkan komoditas cabai merah (-0,1523) dan cabai rawit (-0,0444) menjadi 5 besar komoditas dengan andil deflasi tertinggi.

Editor: Abdul Basir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut