Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Dadang Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Bongkar Habis Kasus Rp128 Miliar PT BDS
Advertisement . Scroll to see content

Dedi Mulyadi Soroti Problem Sosial dan Kerusakan Lingkungan di Kota Bandung

Senin, 19 Agustus 2024 | 09:36 WIB
  • author Rizal Fadillah
Dedi Mulyadi Soroti Problem Sosial dan Kerusakan Lingkungan di Kota Bandung
Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jawa Barat 2024 dari Partai Golkar, Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)

"Bagaimana alokasi anggaran provinsi, alokasi anggaran kota itu harus diarahkan juga selain menyelesaikan infrastruktur yang harus kita selesaikan secara tuntas juga harus menyelesaikan problem sosial itu misalnya kayak tadi anak-anak naik ke panggung gitu kan bapaknya badut, ibunya kan jualan tapi anaknya berdagang," tuturnya.

"Segera problem ini diselesaikan nanti kita ingin melihat ke depan perempatan itu bersih dari berbagai orang yang ngelap kaca segala macam kan itu cermin etalase peradaban," tambahnya.

Selain problem sosial, Dedi Mulyadi juga menyoroti pembangunan-pembangunan yang merusak lingkungan khususnya gunung. Sebab, mantan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu ingin menjaga Kota Bandung tetap teduh dan dingin.

"Hutan di sekitar kita jangan terlalu tergoda oleh perkembangan pembangunan yang ditandai oleh semakin kuatnya pemukiman atau semakin kuatnya area-area perdagangan. Kita harus berpikir juga, Bandung harus tetap bersih, Bandung harus tetap teduh, Bandung harus tetap dingin," katanya.

"Maka gunung-gunung nggak boleh gundul karena ke depan bisa jadi ancaman kalau tidak segera dihijaukan. Makanya seluruh peradaban yang dibangun oleh kita serba berbeton, serba dianggap kemajuan pembangunan, kalau ada musibah, selesai itu semua," sambungnya.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut