Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Berbagi Bahagia di Bulan Ramadhan dengan 200 Paket Sembako
Advertisement . Scroll to see content

Gus Baha Jelaskan Cara Menyambut Ramadhan yang Paling Baik

Senin, 17 Februari 2025 | 17:17 WIB
  • author Rizal Fadillah
Gus Baha Jelaskan Cara Menyambut Ramadhan yang Paling Baik
Gus Baha. (Foto: nu.or.id)

Logikanya, kata Gus Baha, Ramadhan yang diyakini sebagai bulan berkah harus dimanfaatkan untuk hal baik seperti belajar-mengajar.

Tak mengherankan, seorang ulama pesantren yang ketika bulan selain Ramadhan hanya mengaji satu kitab, lalu mendekati Ramadhan menambah kitab yang dikaji. Contohnya, habis subuh sampai dua kitab, setelah Isya seorang kiai baca dua kitab lagi.

“Kalau tradisi di kami, di pesantren, misalnya satu kiai mengajar 2-3 kitab setelah shalat fardhu. Bisanya kalau Ramadhan ini full. Karena ini untuk melengkapi orang Indonesia dapat berkahnya Ramadhan," imbuhnya.

Tujuan mengaji, kata Gus Baha, yaitu mendidik dan menjelaskan hukum syariat kepada santri maupun masyarakat. Dengan membuka kajian fiqih dan lain sebagainya, masyarakat bisa mengetahui niat puasa, syarat puasa, hal yang membatalkan puasa.

"Kalau kita belajar kitab atau membacakan kitab ke masyarakat supaya tahu caranya niatnya orang dulu ketika puasa atau cara pandang orang dulu tentang puasa,” ungkap Gus Baha.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut